Hasil Akhir Pertandingan Inter vs Lecce. Inter Milan berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Lecce dalam laga Serie A yang berlangsung di Stadion San Siro pada 14 Januari 2026. Pertandingan ini merupakan laga tunda pekan ke-16, di mana Inter tampil dengan banyak perubahan susunan pemain. Gol tunggal Francesco Pio Esposito di menit ke-78 menjadi penentu kemenangan, membuat Nerazzurri kini memimpin klasemen dengan keunggulan enam poin atas pesaing terdekat. Lecce, yang sedang berjuang menghindari zona degradasi, tampil cukup tangguh meski akhirnya harus menelan kekalahan ketiga beruntun. Hasil ini juga memastikan Inter meraih gelar juara musim dingin, atau Winter Champions, di putaran pertama kompetisi. INFO GAME
Performa Inter yang Kurang Maksimal di Babak Pertama: Hasil Akhir Pertandingan Inter vs Lecce
Babak pertama berjalan cukup membosankan bagi tuan rumah. Inter mendominasi penguasaan bola hingga lebih dari 70 persen, tapi kesulitan menciptakan peluang bersih. Lecce bertahan dengan disiplin, memanfaatkan blok rendah untuk mematikan serangan Inter. Beberapa peluang dari set-piece dan tembakan jarak jauh gagal menemui sasaran. Pelatih Cristian Chivu, yang memimpin tim dengan rotasi besar karena jadwal padat, tampak kesulitan menemukan ritme. Pemain kunci seperti Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski terlihat kurang tajam, sementara lini tengah kurang kreatif dalam membongkar pertahanan tamu. Lecce sempat mengancam melalui serangan balik, tapi kiper Inter berhasil menjaga gawang tetap bersih hingga turun minum dengan skor 0-0.
Gol Penentu dari Pemain Pengganti: Hasil Akhir Pertandingan Inter vs Lecce
Memasuki babak kedua, Inter meningkatkan intensitas. Mereka lebih agresif menekan dan menciptakan beberapa peluang, tapi Lecce tetap bertahan dengan baik. Titik balik datang pada menit ke-78 ketika Francesco Pio Esposito, yang masuk sebagai pengganti, mencetak gol kemenangan. Gol berasal dari rebound setelah tembakan awal tidak sempurna, dan Esposito dengan tenang menyelesaikannya ke sudut atas gawang. Pemain muda berusia 20 tahun ini merayakan gol pertamanya di Serie A musim ini dengan penuh emosi, dibantu rekan setim seperti Lautaro Martinez. Setelah gol itu, Inter berusaha mengamankan hasil dengan penguasaan bola lebih sabar. Lecce mencoba bangkit di injury time, termasuk mendapat peluang dari situasi sudut, tapi pertahanan Inter berhasil menahan tekanan hingga peluit panjang berbunyi.
Dampak bagi Klasemen dan Reaksi Pemain
Kemenangan ini membawa Inter ke posisi puncak dengan 46 poin dari 20 laga, unggul enam poin atas AC Milan yang baru bermain esok hari dan Napoli yang baru saja bermain imbang. Hasil ini sangat berarti karena Inter memanfaatkan slip lawan-lawan utama untuk memperlebar jarak. Lecce tertahan di posisi 17 dengan 17 poin, hanya tiga poin di atas zona degradasi. Usai laga, Carlos Augusto memuji chemistry tim yang solid meski penampilan kurang memuaskan di awal. Piotr Zielinski menyatakan senang berada di puncak klasemen dan menekankan pentingnya memberikan yang terbaik di setiap laga. Pelatih Chivu juga memuji Esposito sebagai bukti perkembangan pemain muda di klub. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Inter menuju paruh kedua musim, di mana persaingan semakin ketat.
Kesimpulan
Inter Milan berhasil meraih tiga poin krusial meski tampil jauh dari performa terbaik melawan Lecce. Gol tunggal Francesco Pio Esposito di menit-menit akhir membuktikan bahwa ketekunan dan perubahan taktik bisa mengubah jalannya pertandingan. Kemenangan ini tidak hanya memperkokoh posisi puncak klasemen, tapi juga menegaskan mental juara Inter di musim 2025/26. Bagi Lecce, kekalahan ini menambah tekanan dalam perjuangan bertahan di Serie A. Ke depan, Inter harus meningkatkan efisiensi serangan agar tetap konsisten, sementara hasil ini memberikan semangat baru bagi skuad Chivu untuk terus menjaga momentum hingga akhir musim.
