Snoop Dogg Mengikuti Jejak Luka Modric. American rapper dan legenda hip‑hop, Snoop Dogg, kini secara resmi menjadi bagian dari kepemilikan Swansea City, klub Championship Inggris berdiri di Wales. Langkah ini melengkapi tren selebriti dan atlet dunia yang mulai tertarik menginvestasikan dana mereka dalam klub-klub sepakbola Inggris dan Eropa, dan mengikuti jejak besar dari Luka Modric, bintang Real Madrid yang bergabung dengan grup kepemilikan Swansea pada April 2025. BERITA LAINNYA
Modric, yang baru saja menyelesaikan karier panjangnya di Real Madrid dan saat ini bermain untuk AC Milan, memulai debutnya sebagai pemegang saham minoritas di Swansea pada bulan April. Investasi sang gelandang dunia itu disambut hangat oleh klub karena diyakini akan membawa pengalaman dan wawasan internasional ke dalam struktur manajerial klub.
Alasan di Balik Investasi Snoop Dogg: Snoop Dogg Mengikuti Jejak Luka Modric
Dalam pengumuman joint ownership tersebut, Snoop Dogg menyatakan:
⦁ “My love of football is well known, but it feels special to me that I make my move into club ownership with Swansea City. The story of the club and the area really struck a chord with me. This is a proud, working class city and club. An underdog that bites back, just like me.”
Ungkapan ini menggambarkan dirinya, Snoop merasa terhubung dengan karakter “underdog” dan etos kerja keras dari komunitas pekerja di Wales. Ditambah lagi, ia aktif mempromosikan klub dengan ikut memperkenalkan jersey kandang untuk musim 2025/26 di media sosial, bahkan menyebutnya dalam videonya “Hail to Wales and to Swansea City. It’s your boy big Snoop Dogg…”.
Tren Kepemilikan Selebriti di Klub Sepakbola
Modric dan Snoo, semakin mempertegas naiknya popularitas investasi selebriti di sepakbola. Disebutkan dalam berita, selain Ryan Reynolds dan Rob McElhenney di Wrexham, juga Tom Brady di Birmingham City, ataupun grup selebriti Amerika yang mendukung Leeds United. Hal ini menunjukkan perubahan budaya kepemilikan, tidak hanya oleh pemodal tradisional, tetapi juga figur publik global yang membawa banyak nilai melalui pengaruh media sosial dan pemasaran global.
Dampak Potensial untuk Swansea City
Swansea City saat ini dikelola oleh grup investor asal Amerika yaitu Andy Coleman, Brett Cravatt, Jason Cohen, dan Nigel Morris yang memegang kendali sejak November lalu. Mereka tengah berusaha mengembalikan klub ke Premier League dan memperbaiki situasi finansial klub yang sempat mencatat kerugian sebesar £15,2 juta.
Dengan kehadiran Snoop Dogg serta kepercayaan berbasis pengalaman globalnya, diharapkan hal ini dapat membantu menaikkan profil Swansea secara internasional. CEO klub, Tom Gorringe, menyambut hangat kehadiran ikon musik ini dan yakin keterlibatan Snoop bakal mendongkrak visibilitas klub dalam skala global.
Masa Depan dan Harapan Fans
Snoop sendiri menegaskan niatnya untuk “melakukan yang terbaik bagi klub” dan akan aktif dalam membangun hubungan erat dengan para penggemar, yang ia sebut “YJBS”. Sementara itu, klub telah menyiapkan mural bergambar Snoop di tribun barat stadion sebagai bentuk penghargaan dan simbol kekuatan kolaborasi antara ikon budaya dan sepakbola.
Berbagai strategi marketing pun bisa diaktifkan, termasuk pembuatan dokumenter ala “Doggumentary” untuk menyaingi kesuksesan media Wrexham oleh Reynolds dan McElhenney. Satu hal pasti, kombinasi antara kekuatan pengalaman Modric dan pengaruh media dari Snoop Dogg bisa menjadi kekuatan dalam perjalanan Swansea kembali ke kasta tertinggi Inggris.
Dengan demikian, kehadiran Snoop Dogg tidak hanya mencerminkan keberanian pribadi tapi juga menggambarkan ambisi Swansea City dalam memanfaatkan selebriti global untuk menciptakan momentum baru. Bersama pengalaman Modric di lapangan dan keahlian branding Snoop, Swans kini punya peluang besar untuk merangkai cerita ambisius menuju Premier League, yang pastinya akan menarik perhatian dunia.