Prediksi MLS 2026: Messi vs Son di Fokus Utama. Musim Major League Soccer 2026 diprediksi akan menjadi salah satu yang paling menarik sepanjang sejarah kompetisi. Lionel Messi yang masih bertahan di Inter Miami dan Son Heung-min yang resmi bergabung dengan LAFC setelah kontraknya di Tottenham berakhir menjadi pusat perhatian utama. Dua superstar kelas dunia ini akan bertemu beberapa kali sepanjang musim reguler dan berpotensi saling berhadapan di playoff, menciptakan duel generasi yang dinanti penggemar sepak bola global. Messi, di usia 38 tahun, tetap menjadi magnet utama MLS dengan kemampuan playmaking dan golnya yang masih tajam, sementara Son, 33 tahun, membawa kecepatan, kerja keras, dan naluri mencetak gol yang terbukti di level tertinggi Eropa. Prediksi awal menempatkan kedua tim sebagai kandidat kuat juara MLS Cup, dengan fokus besar pada pertemuan langsung mereka yang diharapkan memecahkan rekor penonton dan viewership. BERITA TERKINI
Performa Messi dan Inter Miami: Prediksi MLS 2026: Messi vs Son di Fokus Utama
Inter Miami memasuki musim 2026 dengan skuad yang semakin matang. Messi, yang kontraknya diperpanjang hingga akhir 2026, tetap menjadi motor serangan utama. Musim lalu ia mencetak 20 gol dan 16 assist di semua kompetisi meski bermain terbatas karena manajemen beban. Dengan tambahan pemain seperti Luis Suárez yang masih produktif dan gelandang kreatif baru, Miami diprediksi akan mendominasi Eastern Conference lagi. Messi diproyeksikan mencetak 18–22 gol di liga reguler, dengan peran lebih banyak sebagai false nine atau playmaker bebas. Fokus tim adalah menjaga Messi tetap fit untuk playoff, di mana pengalaman juara dunia 2022-nya menjadi pembeda. Miami juga diunggulkan sebagai favorit MLS Cup berkat kombinasi antara talenta individu Messi dan kedalaman skuad yang lebih baik dibandingkan musim sebelumnya. Prediksi banyak analis menempatkan mereka sebagai tim dengan poin tertinggi di musim reguler.
Son Heung-min dan Transformasi LAFC: Prediksi MLS 2026: Messi vs Son di Fokus Utama
Kedatangan Son Heung-min ke LAFC menjadi transfer paling bombastis dalam sejarah MLS. Setelah 12 tahun di Tottenham dengan total lebih dari 170 gol, Son memilih LAFC sebagai destinasi akhir karirnya di level klub. LAFC langsung membangun tim di sekitarnya: menambah winger cepat, gelandang box-to-box, dan bek sayap menyerang. Son diprediksi akan bermain sebagai winger kiri atau second striker dengan kebebasan bergerak, memanfaatkan kecepatan dan finishing-nya yang tajam. Prediksi golnya di musim reguler berada di kisaran 20–25 gol, angka yang realistis mengingat ia pernah mencetak 23 gol di Premier League 2021/22. LAFC, yang sudah punya fondasi kuat dengan pemain seperti Denis Bouanga dan Cristian Olivera, diharapkan mendominasi Western Conference. Son membawa mentalitas juara, kepemimpinan, dan daya tarik global yang bisa meningkatkan penjualan tiket dan merchandise klub secara signifikan.
Prediksi Duel Messi vs Son dan Dampaknya
Pertemuan Messi vs Son akan terjadi minimal dua kali di musim reguler (home dan away), dan berpotensi bertambah di MLS Cup Final atau playoff. Duel ini diprediksi memecahkan rekor penonton MLS, baik di stadion maupun streaming global. Messi akan mengandalkan visi, umpan terobosan, dan tendangan bebas, sementara Son mengandalkan kecepatan, dribbling, dan tembakan jarak jauh. Analis memperkirakan Miami sedikit lebih diunggulkan karena kedalaman skuad dan pengalaman Messi di playoff, tapi LAFC dengan Son bisa menjadi kejutan besar jika lini tengah mereka mendominasi. Dampaknya tidak hanya olahraga: pertandingan ini akan menarik jutaan penonton baru ke MLS, meningkatkan nilai hak siar, dan memperkuat posisi liga sebagai destinasi akhir karir bintang dunia. Banyak yang memprediksi 2026 sebagai “tahun transisi” MLS menuju level lebih tinggi, dengan Messi dan Son sebagai ikon utama.
Kesimpulan
Musim MLS 2026 berpotensi menjadi yang paling spektakuler berkat fokus utama pada duel Lionel Messi vs Son Heung-min. Inter Miami dan LAFC diprediksi mendominasi masing-masing conference, dengan kedua superstar ini menjadi penentu gelar. Messi membawa keajaiban dan pengalaman, Son membawa kecepatan serta mentalitas pemenang. Pertemuan mereka tidak hanya soal tiga poin, tapi juga tentang hiburan kelas dunia, rekor penonton, dan masa depan MLS sebagai liga yang semakin menarik secara global. Siapa pun yang juara nanti, musim ini sudah menang karena menghadirkan dua legenda hidup di satu panggung. Siap-siap untuk musim yang tak terlupakan—MLS 2026 siap jadi panggung besar bagi Messi dan Son.
